BPDP Kementerian Keuangan Gelar Workshop Tentang Kelapa di Kantor BRMP Palma
MANADO - BRMP Palma terus menggaungkan pentingnya program peremajaan kelapa untuk mendukung peningkatan produktivitas serta kualitas kelapa di Tanah Air. Hal itu kembali disampaikan Kepala Balai Dr. Steivie Karouw, STP, M.Sc. saat menyampaikan sambutan dalam Workshop Penyaluran Dana Program Peremajaan Kelapa Rakyat (PKR) Pola Kemitraan yang digelar di Aula Cocos BRMP Palma, Selasa (29/7/2025).
Adapun, Workshop yang diselenggarakan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tersebut dihadiri pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait di 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara (Sulut), asosiasi petani hingga pengusaha kelapa. Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu Normansyah Hidayat Syahruddin, M.Eg.Sc, Ph.D turut menyampaikan sambutan secara daring. Dia berharap Workshop ini mampu menyerap aspirasi dan masukan untuk program peremajaan kelapa bagi petani.
Tujuan kegiatan tersebut untuk pengembangan perkebunan kelapa secara berkelanjutan. Seperti diketahui, berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 132 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Dana Perkebunan, kelapa ditetapkan sebagai salah satu komoditas yang menjadi objek pungutan ekspor.
Sebagaimana berlaku pada komoditas kelapa sawit, dana yang terkumpul dari pungutan ekspor kelapa juga akan disalurkan kepada poktan/gapoktan/koperasi melalui dua pola, salah satunya adalah pola kemitraan. Namun, karena terdapat perbedaan karakteristik industri antara perusahaan kelapa dan kelapa sawit, karena itu perlu diadakannya kegiatan untuk menghimpun masukan dan pandangan dari para pemangku kepentingan (stakeholders) terkait penyaluran dana pola kemitraan untuk industri pekebunan kelapa.
Workshop berlangsung menarik, baik materi maupun diskusi tanya jawab dengan petani serta stakeholder terkait.
Adapun, kegiatan yang dimoderatori Dr. Triana Meinarsih, SE, M.Si tersebut menghadirkan sejumlah narasumber. Antara lain, Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Indonesia (APKI) H. Soepri Hadiono yang memaparkan Pemberdayaan Potensi Petani Lokal Industri Perkebunan Kelapa: Tantangan dan Strategi pada Implementasi Peremajaan Kelapa Rakyat. Selanjutnya materi Strategi dan Tantangan pada Pola Kemitraan Peremajaan Kelapa Rakyat disampaikan Ketua Umum Dewan Kelapa Indonesia, Osriman Oesman. Materi lainnya yakni Regulasi dan Tata Kelola Pola Kemitraan Peremajaan Kelapa Rakyat, Direktorat Tanaman Kelapa dan Aneka Palma, Direktorat Jenderal Perkebunan disampaikan Dedy Aminata, SE., M.Sc.Sementara itu, Ketua Himpunan Industri Pengolahan Kelapa Indonesia (HIPKI) Rudy Handiwidjaja menyampaikan bagaimana Membangun Model Kemitraan Berkelanjutan yang Inklusif dan Adaptif untuk Industri Perkebunan Kelapa dan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Petani Kelapa Indonesia memaparkan Analisis SWOT pada Pengembangan Kelapa Rakyat pada Petani Lokal Industri Perkebunan Kelapa. (*)